Here We Go Again
Tajia Hao! Hao Jiu Bu Jian Naa!!
Assalamualaikum
Here We Go Again! Setelah sekian tahun nggak nongol di sini, di blog saya, akhirnya saya memutuskan untuk menulis lagi. Maaf kemarin - kemarin tidak sempat nulis lagi, padahal banyak banget yang bisa di sharing di sini. 4 Tahun terakhir di China was amazing! Yes, amazing. Alhamdulillah pada tangggal 22 Juni 2017 saya telah resmi nyatakan lulus di Wuhan University of Technology dengan gelar Bachelor atau Sarjana 1 dengan jurusan Teknik Sipil. Dengan semua dukungan dari orang - orang terdekat akhirnya saya bisa lulus juga!! Hahaha ya, gimana nggak senang, ternyata kuliah di luar negri gak segampang yang diharapkan.
Alhamdulillah nya juga, saya dibimbing oleh seorang Supervisor yang sangat sabar membimbing saya. Plus, teman - teman yang turut serta membantu. Thesis kemarin gak bisa selesai tanpa ada support dari keluarga juga. Pokonya, sampai berceceran air mata deh! Lebay ahh...
Tapi ini beneran, asli, saya legah banget.
Oya, pasti heran kok nama universitasku bukan Zhejiang University of Technology? Itu soalnya tahun kedua saya kuliah, saya memutuskan untuk pindah ke Wuhan University of Technology. Karna? Hmm.... gak usah diceritakan saja yak. Intinya, panjang. Hehehe
Setelah lulus, saya akhirnya balik ke Indoensia. Berhubung visa saya akan expired juga.
China wasn't a perfect place for me. Saya nggak pernah bilang bahwa tinggal di luar negri akan bahagia atau enak melulu. China is not a heaven thoo... But, staying in China for 4 years was a great experience for me. Yang orang banyak bilang ternyata benar. Kita akan tumbuh itu bukan di tempat yang nyaman, melainkan di luar dari comfort zone. Kuliah keluar negri bukan hanya sekedar ingin "dibilang" di masyarakat. Bukan untuk pasang foto di media sosial semata. Bukan untuk senang - senang saja. Kalau ada yang berpikir begitu, sebaiknya sebelum kuliah di luar negri, mending diubah dulu niat dan tujuan ke luar negri. Karna, kuliah keluar negri atau hidup di luar negri itu enak, tapi jangan mau enaknya saja. Pikirkan baik - baik tujuan, sehingga tidak menyesal di kemudian hari.
Saya juga bersyukur, selama di Cina saya juga bisa bertahan di sana, dengan lingkungan yang baru, teman - teman baru, dan hal - hal baru. Ke luar negri membuat saya lebih berpikir terbukan tentang banyak hal. Membuat saya tahu bagaimana menanggapi suatu masalah. Membuat saya lebih menghargai orang lain dengan perbedaan yang lebih banyak daripada sewaktu saya tinggal di Indonesia (Sorowako). Membuat saya lebih menghargai diri saya sendiri. Itu yang penting! Contoh, selama di Indonesia, saya selalu melihat standar kecantikan itu harus berkulit putih, bertubuh langsing, dll. Tapi ternyata, ketika saya berada di Cina, cantik itu relatif. Karena, dari setiap negara berbeda, dengan warna kulit yang berbeda - beda, saya melihat banyak sekali wanita yang cantik, tanpa harus ber 'make-up'.
Kalau saya mendapat kesempatan untuk kuliah keluar negri lagi, yasa akan bilang "Ya.. saya mau! Insya Allah saya siap'. Saya masih mau melihat dunia di luar sana. Saya masih mau menimba ilmu, ilmu yang nggak akan didapatkan saat belajar di kelas.
Ketika kuliah atau memutuskan untuk hidup di luar negri, harus siap fisk dan mental. Harus siap dengan banyak hal.
Komentar
Posting Komentar